MERINDING bacanya.. pesan Pak Karno soal Malaysia

Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu juga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!

Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu

Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.

Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.

Yoo…ayoo… kita… Ganjang…
Ganjang… Malaysia
Ganjang… Malaysia
Bulatkan tekad
Semangat kita badja
Peluru kita banjak
Njawa kita banjak
Bila perlu satoe-satoe!

Soekarno.

Ni ada berita kemaren

Polisi Malaysia MENEMBAKI Petugas DKP Indonesia di Perairan Indonesia. bisa perang 2

Tragis. Tiga petugas DKP Provinsi Kepri ditangkap oleh Marine Police Malaysia (MPM) di perairan Tanjung Berakit, Bintan saat melakukan tugas pengamanan laut, Jumat (13/8) malam. Hingga berita ini diturunkan, tiga petugas tersebut masih ditahan di markas MPM di Pangeran Malaysia.

Penangkapan itu bermula ketika 5 petugas Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) provinsi Kepri sedang patroli menggunakan Dolphin 015 kemudian menangkap 5 kapal nelayan Malaysia yang sedang mencuri ikan di perairan Tanjung Berakit sebelah utara Pulau Bintan. Lima kapal tersebut berisi 7 orang warga Malaysia melakukan illegal fishing di perairan Kepri, Indonesia.

Ketujuh nelayan Malaysia itu ditangkap oleh 3 petugas DKP Kepri kemudian dibawa menuju Markas Polisi Air Polda Kepri di Sekupang. Karena kekurangan petugas maka 3 orang DKP menarik 5 kapal nelayan itu dengan digandeng, sementara 2 orang DKP mengangkut 7 nelayan Malaysia menggunakan kapal milik DKP menuju Sekupang.

Anehnya ketika mendekati perairan Batuampar, Batam tiba tiba datang kapal patroli Marine Police Malaysia mengadang dan meminta 7 warganya dilepaskan. Karena tidak terjadi kesepakatan maka Police Malaysia melepas 2 tembakan ke udara untuk peringatan. Kejadian itu di perairan Indonesia, Sabtu (14/8) dinihari, berselang 45 menit perjalanan dari Tanjung Berakit.

Dua petugas DKP yang mengangkut 7 nelayan Malaysia itu kabur ke markas Polair Polda Kepri di Sekupang untuk menyerahkan pelaku ilegal fishing tersebut. Sedangkan 5 kapal nelayan Malaysia bersama 3 petugas DKP Kepri justru ditangkap dan digiring dari perairan Indonesia ke pelabuhan Pengerang di Johor Malaysia.

Direktur Polisi Perairan Polda Kepri, AKBP Yassin membenarkan adanya penangkapan 3 petugas DKP Kepri oleh Marine Police Malaysia tersebut. Tiga petugas DKP itu diketahui bernama Asriadi, Erwan dan Selvogrevo. Kapal patroli milik DKP Dolphin 015 hanya berikuran panjang 8 meter sedangkan kapal patroli Police Marine Malaysia sepanjang 20 meteran.

“Saat ini 7 nelayan Malaysia masih diperiksa Polair Polda Kepri,” ujar AKBP Yassin, Sabtu (14/8). Ketika Polair Kepri mencoba komunikasi dengan Police Marine Malaysia, mereka menjawab bahwa kasus ini sudah bukan lagi antar polisi dengan polisi air Malaysia tetapi sudah melibatkan dua negara bertetangga.

Ketiga petugas DKP saat ini sudah ditangani oleh Polisi Diraja Malaysia dan akan melanjutkan pembicaraan dengan Departemen Luar Negeri kedua negara.

“Kita sudah berkomunikasi dengan mereka, namun mereka mengatakan saat ini permasalahan ini tidak lagi urusan polisi Johor lagi namun sudah masuk dalam urusan bilateral kedua negara, yaitu Deplu,” jelas Yassin.

Tujuh orang nelayan Malaysia itu masing masing adalah Faisal bin Muhammad, Muslimin bin mahmud, Lim Kok Guan, Chen Ah Choy, Ghazaki bin Wahab, Roszaidy bin Akub,dan Boh Khe Soo yang masih ditahan oleh Polair Polda Kepri.

http://www.tribunnews.com/2010/08/14…iran-indonesia

PisangCabul is offline



    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: